𝘽𝙋𝙏𝙐-𝙃𝙋𝙏 𝙄𝙣𝙙𝙧𝙖𝙥𝙪𝙧𝙞 𝙨𝙪𝙠𝙨𝙚𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙁𝙤𝙧𝙪𝙢 𝙆𝙤𝙣𝙨𝙪𝙡𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙋𝙪𝙗𝙡𝙞𝙠
Indrapuri, Kamis, 5 Desember 2024 – BPTU-HPT Indrapuri menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik di Aula BPTU-HPT Indrapuri. Acara tahunan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui dialog langsung antara penyedia dan pengguna jasa layanan.
Momen Berharga untuk Peningkatan Layanan
Forum ini dihadiri oleh stakeholder terkait, termasuk perwakilan dari Ombudsman RI, dinas peternakan, akademisi, hingga pengguna layanan BPTU-HPT Indrapuri. Dengan tema meningkatkan sinergi dalam pelayanan publik, forum ini menjadi ajang untuk mendengar masukan, mengevaluasi kinerja, dan memperkuat standar pelayanan.
Ketua panitia, Yusmadi, S.P., M.Si, dalam sambutannya menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah evaluasi dan perbaikan.“Pelayanan publik adalah tanggung jawab pemerintah yang harus memenuhi hak masyarakat secara adil dan transparan.
Penerapan Permentan no. 19 Tahun 2018 tentang pedoman survey Kepuasan Masyarakat.
Forum ini diharapkan dapat menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas layanan di BPTU-HPT Indrapuri,” ujarnya.
Sementara Kepala BPTU-HPT Indrapuri, Ir. Yanhendri, M.Si, memaparkan visi, misi, serta rencana pengembangan pelayanan ke depan dalam pemaparan pertama di acara ini.
Beberapa poin utama yang disampaikan adalah:
Pelestarian Plasma Nutfah Sapi Aceh: Komitmen untuk memurnikan dan mengembangkan sapi Aceh sebagai aset nasional.
Inovasi Digital: Pengembangan aplikasi dan sistem digital untuk memudahkan akses pelayanan, termasuk transparansi alur layanan dan tarif.
Kesehatan dan Kualitas Produk: Penjaminan bibit sapi Aceh yang bebas penyakit, unggul dalam performa, dan memenuhi standar distribusi nasional.
Pengembangan Ekonomi: Rencana menuju Badan Layanan Umum (BLU) pada 2025 untuk meningkatkan pendapatan mandiri dan keberlanjutan operasional.
Pemaparan Ombudsman RI Perwakilan Aceh pada materi kedua.
Dian Rubianty, S.E.Ak., M.P.A, selaku kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, menyampaikan pentingnya pelayanan publik yang berdampak positif pada masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa standar pelayanan publik harus memenuhi 14 komponen utama, dengan kunci transisi menuju digitalisasi layanan yang tetap mengakomodasi kebutuhan manual.“Pelayanan yang baik tidak hanya menyelesaikan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesan dan memuaskan,” tegasnya.
Diskusi Interaktif dan Penutupan
Diskusi yang melibatkan berbagai pihak mengangkat isu strategis, seperti transparansi tarif, pengembangan digitalisasi layanan, dan optimalisasi kesehatan ternak. Peserta juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen BPTU-HPT Indrapuri dalam memberikan pelayanan yang semakin baik setiap tahunnya.
Setelah diskusi dilanjutkan dengan penandatangan berita acara hasil forum konsultasi publik sektor pelayanan publik BPTU HPT Indrapuri.
Forum ini diakhiri dengan doa dan harapan bersama agar BPTU-HPT Indrapuri terus menjadi contoh pelayanan publik yang unggul, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di tingkat nasional.